Hak Cipta ? Hehehe ini mah cerita dongeng bagi kebanyakan freelace programmer dan web developer indonesia. Namun begitulah kenyataan posisi inovasi dan industri kreatif di indonesia. Sampai sampai, band favorit sy, nidji dan peterpan, selalu mengulang ulang slogan : “Jangan beli album bajakan bla bli blu”.
Btw, Membosankan juga sih membicaraan polemik semacam ini. Sampai seribu tahun lagi, alasan pembelaan diri chairil anwar gadungan ini akan sama hehehe. Salah satunya adalah biaya pembelian alat produksi kami, yaitu software coding and design seperti OS windows, macromedia dan photoshop itu masih terlalu mahal. Alasan klasik memang menyalahkan harga software resmi yg kelewat mahal dibandingkan harga CD bajakan. Namun sekali lagi, begitulah kenyataannya.
Begitulah posisi kebanyakan programmer, outsourcer dan freelancer dunia ketiga dengan pledoi :”kami ini korban sistem, dan bukan pelaku heheh”. Btw, kayaknya Kami dan seluruh pengguna windows bajakan adalah suara mayoritas dalam polemik ini.
Sebenarnya, sy agak mendua alias hipokrit alias munafik soal ini. Sy murka bila software sy dibajak orang, tapi dengan senang hati memakai software bajakan (belum lagi menghitung DVD, MP3, dan Games bajakan). Walau bukan kartel pembajak yg jelas jelas menghasilkan profit melalui penjualan CD bajakan, sy bisa dikategorikan pembajak juga karena memakai tanpa ijin. Tapi masa bodo dulu aja ah soal makan hak orang lain ini karena sekalipun kami salah, kami itu korban sistem kapitalis dan bukannya pelaku.
Terlihat sekali, betapa hipokrit Hehehe udah jelas salah, malah bangga pula… apa kata dunia ? hehehe
Cara menghindari pembajakan
Oke, bagaimana cara mengatasi agar produk software kita tidak dibajak orang lain ? Hmm tidak ada. Dimana ada gula, maka akan ada semut. Satu satunya hal yg bisa kita lakukan adalah menjadi semut yg menghisap manis uang tsb secara ilegal.
Para pembajak itu hidup dibawah belas kasihan aparat. Seperti judi togel, bisnis mafia pembajak itu perlu perlindungan aparat. Perlindungan ini diperlukan bukan dari amuk masa, karena secara umum, kayaknya ngak ada orang indonesia yg peduli kalau ada yg nge-garong uang royalti hak cipta perusahaan asing kayak microsoft (kecuali dia itu pegawai teladan microsoft bulan ini heheheh). Jadi mengapa mereka perlu menyuap aparat.
Para pembajak memerlukan perlindungan aparat dari aparat yg lain yg jelas lebih taat hukum. Bila sedang musim sweeping, maka para penjual software bajakan akan tiarap alias tidak buka lapak. Saat sweeping, bisnis dikorbankan demi mensukseskan kampanye anti pembajakan pemerintah. Namun sweeping tidak bisa dilakukan setiap hari karena bagaimanapun juga indonesia itu negara berdaulat dan bukan negara jajahan microsoft, kan ? Masak kita mau RI Satu, presiden kita, didikte CEO perusahaan asing. ngak level.
Lubang Jarum
Lalu dimana lubang jarum agar kita tetap bisa menghasilkan uang ? ialah dengan mendamaikan dua kutub tsb dan mengorbankan kepentingan pihak microsoft heheheh. Kelemahan terbesar mafia itu adalah aparat. Maka datanglah ke mereka membawa aparat sekaligus perjanjian lisan kalau produk lokal seperti software buatan home industri itu boleh dibajak dengan syarat hanya boleh dijual setengah dari harga asli. Misalnya software dijual resmi 1 juta per buah. Maka mereka tidak boleh menjualnya dibawah 500 ribu. Walau cuma berupa gentelment aggrement, yg tidak berketetapan hukum, bila terjadi pelanggaran maka yakinkan mereka akan lebih sering tiarap.
Ada sebuah perusahaan software bandung yg memakai dumping semacam ini. Karena bila harus berhadapan dengan produk luar negeri sejenis, sudah pasti produk mereka bakal di smackdown habis habisan. Namun sy tidak mau menjelaskan masalah ini lebih lanjut. Karena buat apa ? Sudah rahasia umum apa yg bakal terjadi bila keran kompetisi pasar bebas dibuka. Katanya dunia jadi kecil, iya sekecil kemungkinan bangsa dunia ketiga membongkar monopoli dan menjadi produsen teknologi hich tech :(
Negoisasi barusan jelas bukan win win solution dimana seluruh pihak merasa senang. Namun setidaknya dalam term term yg harus ditaati itu jelas kalau produk lokal tidak boleh dianiaya produk asing. Negoisasi itu diperlukan agar duplikasi software itu tidak mudah. Coba bayangkan kamu punya DVD asli film terbaru harry potter. Kamu membelinya seharga 500 ribu. Apakaha kamu mau dicopi orang lain secara gratis dan semena mena ? Rasanya tidak bakalan deh.
Para Mafia pembajak Cd original itu termasuk agen of change (perubahan). Mereka yg membawa obor pengetahuan digital. Walau kebanyakan mereka ngak ngerti betapa pentingnya peran mereka dalam pembangunan SMD Indonesia. Sampai hari ini, sy merasa mereka perlu ada, untuk melakukan pekerjaan kotor dinas pendidikan dalam menyediakan software murah bermutu. Mereka membantu mencerdasakan bangsa dengan mencuri. Namun semoga aja, bangsa kita ngak jadi sekumpulan pencuri.
Cara lainnya ada, yaitu menjadi pembajak itu sendiri. Tapi cara mengatasi pembajakan dengan menjadi pembajak itu hehehe agak ganjil. Bisa bisa kita jadi maling teriak maling. Konon cara ini dilakukan dalam bisnis rekaman musik. Label rekaman membajak band mereka sendiri. Itulah sebabnya mengapa sebelum lauching album band *eterp*n terbaru, bajakannya udah kita temukan di lapak mangga dua. Tapi sy tidak bisa mengkonfirmasi rumor ini. Jadi biar aja menjadi gosip, penyedap bisnis yg memang dekat sekali dengan bisnis hiburan ini.
Namun sy berharap juga, kita tidak perlu sekumpulan pencuri untuk memproteksi pasar kita. Bagaimanapun kita bukan negara preman (ada temanku yg pernah melukis sekitar awal reformasi sebuah lukisan berjudul “Negara Para Preman”, sampai hari ini sy benci judul lukisan itu). Sy lebih berharap pada nasionalisme kita. Memang agak kosong saat ini meneriakan slogan “Banggalah dengan produk dalam negeri” di tengah mentalitas artis artis nyari suami bule. Namun hari itu pasti akan tiba saat kita bangga mengucapkan slogan klise dan jadul sekalipun.
Penutup
Perlu diingat, posting ini bukan dalam rangka me-romantis-kan maling seperti cerita Robin Hood. Cuma sekedar opini pribadi yg bakal langsung ditarik kembali bila ada tuntutan hukum hehehe. Oke. Sekian deh.,,,,
Welcome to diAnA bLog...!
Cantik, manis, trus ga sombong. Ga gitu-gitu amat sich, tapi mirip-mirip... wKWKwKWwk??? berjilbab, punya muka imut(dikit), and yang jelasnya chhaayyaannkk ma Familiy nda my PleNd'zZ (pi g cemuanya sich) tergantung....????
WakTu adLh Uang
don't look for friend that make you felt pleasant, but look for friend that force you then bloom [that’s me…] and in every successful story, you will find somebody that take decision bravely
about me
- LuphMom رسديانة برھان۱لدين
- Sengkang, SuL SeL, Indonesia
- punya banyak kekurangan..... n yang pasti selalu cayank ma keluarga I ♥♥♥ U....
Fraternity TeKaJe
Labels
- It.. Me hihihihih (1)
- Me..n My pLend'Z (2)
- mY pLenD'zz (2)
- Prinsip Sukses (3)
- ReLegiUs TeKaJe (6)
- TutoRiaL TeKaJe (4)

0 komentar:
Posting Komentar
Thank'zz yaeh guys dah pada Comment